Siapa yang bisa menduga bahwa Arema FC punya strategi unik dalam mencetak gol? Dua striker asing mereka, Dalberto Luan dan Charles Lokolingoy, memang belum bisa bersaing di papan atas BRI Liga 1 2024/2025, tapi mereka tetap subur dalam urusan mencetak gol. Sayangnya, mereka tidak bisa memanfaatkan keberhasilan itu untuk meraih posisi teratas.
Striker Brasil, Dalberto Luan, terkenal akan kekuatannya dalam menahan bola dan kelincahannya dalam mengelabuhi lawan. Di sisi lain, Lokolingoy memiliki kecepatan yang memukau dan postur tubuh yang ideal untuk menyambut bola atas. Meskipun keduanya berduet di lini depan, mereka jarang melakukan kolaborasi langsung dalam mencetak gol.
Selain kedua striker tersebut, gelandang dan winger Arema juga turut berperan penting dalam menciptakan gol. Playmaker Wiliam Marcilio dan winger muda Salim Tuharea masing-masing mencetak lima gol, sementara Dedik Setiawan dan Pablo Oliveira mengemas tiga gol. Salim Tuharea sendiri tampil mengejutkan dengan kecepatan dan skillnya yang mumpuni.
Sebaran gol dari pemain-pemain Arema tersebut menunjukkan bahwa tim ini memiliki barisan pemain dengan naluri menyerang yang tinggi. Meskipun belum bisa bersaing di papan atas, Arema tetap bisa diandalkan dalam mencetak banyak gol berkat kebersamaan dan kerja keras seluruh pemain.
Anomali Arema FC ini membuktikan bahwa dalam sepakbola, bukan hanya tentang mencetak gol, tapi juga tentang bagaimana memanfaatkan potensi pemain secara maksimal. Meskipun mereka masih perlu kerja keras untuk bersaing di papan atas, Arema tetap menjadi tim yang patut diwaspadai dalam kompetisi ini. Siapa yang tahu, mungkin musim depan mereka akan mampu meraih prestasi lebih baik.
Sumber inspirasi: Bola
powered by jamterbang.com