Pertandingan dengan Kekuatan Tak Ideal
Bro, kamu pernah bayangin nggak sih harus lawan tim jagoan tapi Pemain andalan pada absen semua? Nah, kejadian kayak gini dialamin PSIS Semarang pas lawan Malut United. Mahesa Jenar terpaksa turunin pemain muda banget, sampai empat pemain di starting eleven usianya di bawah 23 tahun. Ridwan, sang pelatih, ngaku sebetulnya cuma satu pemain saja yang harusnya di bawah 23 tahun, tapi karena situasi darurat, ya mau nggak mau harus dipercaya juga yang lainnya.
Kesempatan Bagi Pemain Muda
Eits, tapi jangan salah, bro. Meski kalah telak, Ridwan bilang ada sisi positifnya juga kok. Pemain-pemain muda PSIS Semarang jadi bisa ngerasain gimana kerasnya persaingan di kasta tertinggi. Salah satunya si Reiva, yang masih belom genap 19 tahun. Menurut Ridwan, ini jadi pelajaran berharga buat anak-anak muda timnya.
Penyesalan dan Harapan dari Reiva
Reiva sendiri seneng banget bisa main sebagai starter, tapi di sisi lain juga merasa menyesal karena nggak bisa kasih hasil maksimal untuk suporter. Dia minta maaf karena PSIS belum bisa pulang dengan kemenangan. Meski begitu, dia tetep bangga udah berjuang maksimal di lapangan.
Jadi, ceritanya PSIS Semarang kalah telak meski udah berjuang keras dengan komposisi pemain yang kurang ideal. Tapi, para pemain muda tim ini tetap punya semangat dan semakin berpengalaman. Semoga aja ke depannya bisa lebih sukses, ya!
Sumber inspirasi: Bola
powered by jamterbang.com