Siapa sangka, baru-baru ini sebuah penemuan dibalik DNA mengungkap fakta mengejutkan tentang Christopher Columbus. Sebuah dokumentasi dari tahun 1498 menunjukkan bahwa Columbus mungkin bukan berasal dari Italia seperti yang selama ini dikenal, melainkan lahir di Spanyol dari orang tua keturunan Yahudi. Penemuan ini diklaim oleh seorang ilmuwan forensik dari University of Granada di Spanyol setelah melakukan penelitian selama bertahun-tahun. Meski begitu, para ahli sejarah menyarankan hati-hati dalam menerima informasi dari media Tanpa ada publikasi yang bisa dipercaya.
Tak ada yang tahu pasti dari mana Columbus berasal, namun catatan sejarah menunjukkan bahwa ia lahir di Genoa, Italia, pada tahun 1451. Meskipun banyak yang meyakini bahwa Genoa adalah tempat kelahiran sebenarnya, spekulasi tentang warisan keturunan Columbus telah beredar selama bertahun-tahun. Salah satu rumor yang beredar adalah Columbus merupakan seorang Yahudi yang lahir di Spanyol pada saat periode penganiayaan agama yang intens. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa analisis DNA dari sisa-sisa keluarga Columbus mendukung klaim keturunan Spanyol atau Yahudi Sephardic.
Meski demikian, misteri tentang Columbus masih belum terpecahkan. Bagaimana seorang individu dari minoritas yang dianiaya dapat menjadi representasi ekspansi Spanyol? Keakuratan temuan perlu mendapat tinjauan lebih lanjut, dan lebih dari sekadar genetika, cerita kehidupan seseorang juga perlu dipertimbangkan. Sampai saat ini, Columbus tetap dikenal sebagai pelaut Italia yang menjadi pusat perhatian kerajaan Spanyol dan meninggalkan bekas dalam sejarah, meskipun kelahirannya yang sebenarnya masih menjadi misteri.
Sumber inspirasi: Yahoo Entertainment
powered by jamterbang.com