Bayangin aja, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, tiba-tiba ngelarang study tour di wilayahnya. Nggak nyangka kan? Padahal Mendikdasmen masih boleh kok, tapi dengan syarat tertentu. Nah, apa sih alasan di balik keputusan keren Dedi Mulyadi ini? Yuk, simak!
-
Ngelarang karena lebih ke rekreasi daripada edukasi, serius bro! Dedi Mulyadi bilang, bukan nggak boleh study tour, tapi kebanyakan jadi liburan biasa aja tanpa nilai edukatif. Dia pengen pastiin pendidikan di Jawa Barat fokus pada materi, bukan cuma jalan-jalan doang.
-
Dedi khawatir study tour bikin beban finansial orangtua. Bayar mahal doang, anak-anak malah liburan sementara ortu kere, kasihan kan? Dia juga ngkritik agen perjalanan yang lebih mikirin untung daripada manfaat buat siswa.
-
Biar nggak ada kesenjangan sosial di sekolah. Dedi ngerasa, study tour bisa bikin anak miskin merasa minder dan terpinggirkan. Dia nggak mau ada perbedaan status sosial di sekolah, mau semua siswa disetarakan.
Jadi, intinya Dedi Mulyadi larang study tour buat jaga kualitas pendidikan, hindari beban ekonomi keluarga, dan tekanan sosial di sekolah. Gokil kan alasan dia, bikin mikir!
Sumber inspirasi: Kompas
powered by jamterbang.com