Banyak orang berpikir bahwa stroke hanya terjadi pada orang lanjut usia, padahal setiap orang bisa mengalami stroke, nggak peduli berapa usiamu. Nah, Dr. Nishita Singh, seorang ahli saraf yang ahli dalam bidang stroke, punya tips simpel nih buat menurunkan risiko stroke dengan mengubah gaya hidup dan kebiasaan sehat.
Mulai dengan Langkah Kecil
Menurut Dr. Singh, berjalan kaki sebanyak 10.000 langkah sehari bisa membantu menurunkan risiko stroke. Tapi jangan khawatir kalau nggak sampe 10.000 langkah, setiap jenis olahraga itu lebih baik daripada nggak melakukan olahraga sama sekali. “Ada manfaat akumulatif dari aktivitas fisik, jadi meskipun kamu memulai dengan 2.000 atau 5.000 langkah sehari, itu juga baik,” jelasnya.
Berhenti Merokok dan Batasi Alkohol
Merokok adalah salah satu faktor risiko terbesar untuk penyakit jantung dan stroke. Nggak mudah sih untuk berhenti merokok, tapi mulailah dengan langkah kecil. “Ada manfaat akumulatif di situ juga,” kata Dr. Singh. Selain itu, batasi konsumsi alkohol juga penting. Bahkan, sangat disarankan untuk menghindari alkohol sama sekali untuk mencegah risiko lebih lanjut.
Jangan Lupa Makan Sehat
Makan sehat itu penting banget, bro. Jangan sering makan makanan cepat saji, goreng-gorengan, minum alkohol, atau merokok. Lebih baik makan makanan alami, organik, hijau, sayur-sayuran, dan buah-buahan. Ini bisa membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.
Pantau Berat Badanmu
Menjaga berat badan ideal juga bisa menurunkan risiko stroke, loh. Lakukan semua perubahan ini sedikit demi sedikit ya, jangan terlalu terburu-buru. Dengan mengubah gaya hidup lebih sehat, risiko strokemu akan turun seiring waktu.
Jadi, mulai sekarang yuk, ubah gaya hidupmu agar lebih sehat dan turunkan risiko stroke! Ingat, kesehatan adalah investasi terbaik buat masa depanmu.
Sumber inspirasi: Yahoo Entertainment
powered by jamterbang.com