Activision Masukkan Iklan ke Loadout Call of Duty Black Ops 6 dan Permainan Warzone tanpa Pemberitahuan dan Pemain Benar-benar Tidak Suka: 'Sampai Saat Ini Rasanya Seperti Membuka Game Mobile'
Semua penggemar Call of Duty pasti heboh dengan berita bahwa Activision diam-diam menyelipkan iklan ke dalam loadout Black Ops 6 dan Warzone, memicu reaksi negatif dari para pemain. Activision memang sudah punya reputasi buruk dalam monetisasi agresif Black Ops 6 versi premium dan Warzone versi free-to-play, namun langkah terbaru ini mungkin telah membuat sebagian pemain merasa tersinggung.
Setelah peluncuran Season 4, para pemain bisa melihat iklan untuk paket senjata di menu build dan senjata. Hal ini tidak bisa dihindari bagi para pemain saat mereka mengatur loadout mereka. Berikut cuplikan tanggapan yang dihimpun dari berbagai subreddit Call of Duty, Discord, dan media sosial:
Call of Duty memang pernah mengalami krisis monetisasi sebelumnya. Pemain sudah terbiasa dengan battle pass, premium battle pass, dan versi battle pass premium yang lebih mahal di atas biaya masuk sebesar $70 (Akan segera menjadi $80). Namun, mulai muncul perasaan bahwa strategi microtransaction dari franchise ini semakin agresif setelah akuisisi Microsoft sebesar $69 miliar terhadap Activision Blizzard.
Dan patut diingat bahwa awal bulan ini, Activision membatalkan Warzone Mobile, game yang seharusnya membawa battle royale ke era baru, dengan mengakui bahwa game tersebut tidak memenuhi ekspektasi.
Jadi, bro, bayangkan aja gimana reaksi para pemain ketika tahu bahwa Activision menyelipkan iklan ke dalam loadout Black Ops 6 dan Warzone. Memang sih, monetisasi di dunia game udah umum banget, tapi kadang ada batasnya juga, kan?
Dengan begitu, mari kita tunggu saja bagaimana perkembangan selanjutnya dari kontroversi ini. Kita doakan semoga developer bisa menemukan solusi yang menguntungkan untuk semua pihak.
Sumber inspirasi: IGN
powered by jamterbang.com